Merdeka.com - Dua software antivirus lokal lahir dari tangan dan ide kreatif siswa-siswa SMA dan SMK. Antivirus ANJAV diciptakan oleh Aming Anjas Asmara Pamungkas, siswa TKJ kelas XI C SMK Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, sedangkan Spensav merupakan buah karya Muhammad Isfahani, siswa SMK AL Muhajirin, Depok, Jabar. Antivirus Spensav adalah antivirus lokal yang bersifat freeware atau gratis dan userfriendly yang mudah digunakan oleh siapa saja karena menggunakan bahasa Indonesia dan dengan tampilan yang sangat simpel. Spensav Antivirus dapat mengatasi virus-virus lokal maupun interlokal. "Nama Spensav diambil dari nama singkatan sekolah menengah pertama saya, yaitu di SMPN 1 Sungguminasa, kota Sungguminasa, Sulawesi Selatan," ujar Muhammad Isfahani Ghiyath atau biasa disebut dengan Isfha yang bersama Muhammad Ari Sawali menciptakan Spensav Antivirus. Spensav terciptakan bukan karena dengan niat ingin membuat suatu program, tetapi Spensav Antivirus...
Komentar
Posting Komentar